Kategori: PUISI
Berisi puisi-puisi pilihan redaktur bacapetra.co.
Puisi-Puisi Michael Djayadi – Cahaya Terakhir
Tak ada terang yang boleh hidup di bawah gantang, cahaya terakhir bersalin di atas bukit. Oleh: Michael Djayadi | Lahir
Puisi-Puisi Toni Lesmana – Selarik yang Sering Meminta Lebih
Hidup adalah selarik yang sering meminta lebih. Menjadi bait. Menjadi bait-bait. Namun tak juga utuh sebagai puisi. Oleh: Toni Lesmana
Puisi-Puisi Andria Septy – Menyapu Lamunan di Musim Kemarau
Jam Dua Belas Bagian Timur; Keramik Tiongkok; Sabda Ilalang Memanggil Permata dari Selatan; Serigala Hitam; Di Tengah Denyut Memori; Langit
Puisi-Puisi Andi Batara Al Isra – Suara Letupan Setelah Perang
Perang tidak peduli kenangan atau taman mana/ yang tidak boleh dibakar. Oleh: Andi Batara Al Isra | Menyelesaikan master antropologi
Puisi-Puisi Ama Gaspar – Matahari dan Bulan di Sikka
Tidak ada lagi yang menanti,/ bagi matahari dan bulan di Sikka, dirinya telah usai. Oleh: Ama Gaspar | Penulis, editor
Puisi-Puisi Muhammad Ade Putra – Beranjak dari Kampung Halaman Sendiri
Sudahkah kau lihat, Banda?/ bulan sabit yang nyala/ sejak leluhurnya beranjak/ dari kampung halaman sendiri. Oleh: Muhammad Ade Putra |
Puisi-Puisi Candra Lesmana – Untuk Apa Ada Kesedihan?
… jika kau telah tahu kelak kau akan mati/ untuk apa ada kesedihan? Oleh: Candra Lesmana | Lahir di Cianjur,
