Menu
Menu

Kategori: PUISI

Berisi puisi-puisi pilihan redaktur bacapetra.co.

24 01 - 20 michael djayadi cahaya terakhir tablo paskah saeh go lino

Puisi-Puisi Michael Djayadi – Cahaya Terakhir

Tak ada terang yang boleh hidup di bawah gantang, cahaya terakhir bersalin di atas bukit. Oleh: Michael Djayadi | Lahir

24 01 - 10 Toni Lesmana Selarik yang Sering Meminta Lebih Puisi Bacapetra

Puisi-Puisi Toni Lesmana – Selarik yang Sering Meminta Lebih

Hidup adalah selarik yang sering meminta lebih. Menjadi bait. Menjadi bait-bait. Namun tak juga utuh sebagai puisi. Oleh: Toni Lesmana

23 12 - 20 puisi andria septy di bacapetra

Puisi-Puisi Andria Septy – Menyapu Lamunan di Musim Kemarau

Jam Dua Belas Bagian Timur; Keramik Tiongkok; Sabda Ilalang Memanggil Permata dari Selatan; Serigala Hitam; Di Tengah Denyut Memori; Langit

suara letupan setelah perang puisi andi batara

Puisi-Puisi Andi Batara Al Isra – Suara Letupan Setelah Perang

Perang tidak peduli kenangan atau taman mana/ yang tidak boleh dibakar. Oleh: Andi Batara Al Isra | Menyelesaikan master antropologi

puisi matahari dan bulan di sikka ama gaspar ama achmad

Puisi-Puisi Ama Gaspar – Matahari dan Bulan di Sikka

Tidak ada lagi yang menanti,/ bagi matahari dan bulan di Sikka, dirinya telah usai. Oleh: Ama Gaspar | Penulis, editor

beranjak dari kampung halaman sendiri muhammad ade putra bacapetra

Puisi-Puisi Muhammad Ade Putra – Beranjak dari Kampung Halaman Sendiri

Sudahkah kau lihat, Banda?/ bulan sabit yang nyala/ sejak leluhurnya beranjak/ dari kampung halaman sendiri. Oleh: Muhammad Ade Putra |

untuk apa ada kesedihan puisi candra lesmana bacapetra

Puisi-Puisi Candra Lesmana – Untuk Apa Ada Kesedihan?

… jika kau telah tahu kelak kau akan mati/ untuk apa ada kesedihan? Oleh: Candra Lesmana | Lahir di Cianjur,