Menu
Menu
puisi ovidius amores

Puisi Ovidius – Amores, 1.9

Amores, 1.9// Militat omnis amans et habet sua castra Cupido; Oleh: Mario F. Lawi | Menerjemahkan karya-karya sastra dari bahasa

puisi puisi galeh pramudianto - parseltongue

Puisi-Puisi Galeh Pramudianto – Parseltongue

tatkala penyair berbicara dengan kata/ penyihir berderma dengan angannya/ keduanya memiliki ular yang sama/ jauh terlelap di dasar cakra manusia

percakapan penghuni mauntef

Percakapan Penghuni Mauntef

Mauntef akan mengalirkan air kehidupan yang ditampung dari empat muara sungai. Oleh: Siti Hajar | Lahir tepat di puncak musim

bincang buku anak gembala yang tertidur panjang di akhir zaman

Bincang Buku: Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman

“Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman” dibahas di Klub Buku Petra pada bulan Februari 2020. Oleh: Maria Pankratia

ilustrasi puisi melihat pahamu

Puisi-Puisi Servasius Hayon – Melihat Pahamu

Aku tak bisa berdusta tidak melihat pahamu… Oleh: Servasius Hayon | Lahir di Bontang, 27 Agustus 1996. Mulai menulis puisi

Ilustrasi Oliva Nagung - Cerpen 2-11 Aura Asmaradana

2/11

Setiap jengkal kota adalah kuburan yang terang. Patung-patung kudus dan terhormat menari bersama cahaya lilin. (Aura Asmaradana). Oleh: Aura Asmaradana

hidup dan perjuangan dalam kumpulan puisi monumen luka

Hidup dan Perjuangan dalam Kumpulan Puisi “Monumen Luka”

Monumen Luka adalah semacam salah satu ikhtiar penyair untuk menggambarkan bahwa keberadaan manusia sesungguhnya adalah untuk berjuang. Oleh: Bonefasius Zanda