Puisi-Puisi Federico García Lorca
Lorca Ketika bulan terbit/ dengan ratusan wajah serupa,/ koin-koin perak/ terisak dalam pundi-pundi. Oleh: Pramodana | Mahasiswa Fakultas Filsafat UGM.
Bunga-Bunga di Ruteng
Setiap kali berkebun, ia tak sanggup melawan tarikan pandangan matanya ke atas bukit. Bunga-bunga di kebun Ibu Inka membuatnya geram.
Bengkel Penerjemahan Cerita Rakyat Kantor Bahasa NTT, Kerja Sepanjang Zaman
Bengkel penerjemahan adalah kegiatan Kantor Bahasa Provinsi NTT, dilaksanakan di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Yayasan Klub Buku Petra
Puisi-Puisi AW Priatmojo – Menunggu Lampu Lalu Lintas
Di depanku, mata lampu merah selalu. Oleh: AW Priatmojo | Lahir di Bekasi, 23 April 1993. Menulis cerpen dan puisi.
Jalan Bercabang
Kabar sekarat Raja Ur-Nammu telah tersiar ke seluruh penjuru negeri, bersamaan dengan ditetapkannya Nunknah, cucu ahli nujum agung kerajaan, sebagai
Duka-Duka Perempuan dalam Novel Silsilah Duka
Perempuan-perempuan dalam Silsilah Duka ini menyuarakan kehidupan dan respons atas perilaku yang mereka alami. Oleh: Meilisa Dwi Ervinda | Lahir
Dunia adalah Articok – Esai Italo Calvino
Dunia adalah Articok – Esai Italo Calvino. Oleh: Mario F. Lawi | Menerjemahkan karya-karya sastra dari bahasa Latin, Italia, dan
