Puisi-Puisi Husni Nasution – Kita Bukan Tersesat Setelah Lupa Mau ke Mana
Kita menyusuri jembatan yang tidak/ ada di Google Map./ Kita bukan tersesat setelah lupa/ mau ke mana, katamu.// Oleh: Husni
Warisan Bajak Laut Teluk Tomini
Tak habis pikir ia dengan apa yang didengarnya. Bagaimanalah mungkin anak seorang marsaoleh menjadi bajak laut? Oleh: Ridwan Hasan Pantu
Puisi-Puisi Eva Stefani
Puisi-puisi Eva Stefani: Kedalaman; Punggung; Keluarga; Malam Tahun Baru. Oleh: Mario F. Lawi | Redaktur Terjemahan Bacapetra.co. Bergiat di Komunitas
Puisi-Puisi Iin Farliani – Paling Pudar dari Kata
Aku Mendengar Dua Jantungmu; Kalau Kau Pulang, Mey; Serenade; Bagaimana Kata Menikam Kedalaman Air; Paling Pudar dari Kata; Kata yang
Lelaki Setengah Abad yang Menemukan Ikan Besar Merah Jambu
Seekor kucing di ujung depan jukung tegak menghadap daratan. Seekor ikan besar yang lemas di belakangnya. Seseorang nelayan yang mengayuh
Akal-akalan dan Kenakalan Joko Pinurbo dalam Tak Ada Asu di Antara Kita
Sebagaimana karya-karya Jokpin yang lain, buku cerita Tak Ada Asu di Antara Kita juga memotret kejadian-kejadian yang mudah ditemui di
Puisi-Puisi Raudal Tanjung Banua – Pagar Semesta Hidupku
Sia-sia kugapai, susah-payah kukait/ Tapi gema suaranya selalu sampai/ ke liang-liang rasa sakit/ di semesta halaman belakang/ yang mengombak jauh/
