Menu
Menu

Jika kita bersama-sama bekerja dalam pelayanan ini, niscaya semakin banyak Orang Dengan Gangguan Jiwa kembali menjalankan kehidupan normal seperti sediakala.


Oleh: dr. Ronald Susilo |

Direktur Klinik Jiwa Renceng Mose.


Pengantar Redaksi

Tanggal 10 Desember 2019 silam, Tim Kerja Lomba Cerpen dengan tema Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengumumkan nama-nama pemenang dari kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Lustrum Klinik Jiwa Renceng Mose, Ruteng itu. Tanggal 27 September 2020, sebuah buku yang berisi karya para pemenang, karya para penulis terpilih, dan karya para penulis undangan diluncurkan di Klinik Jiwa Renceng Mose—bertepatan dengan ulang tahun keenam panti rehabilitasi itu.

Buku itu berjudul Nadus dan Tujuh Belas Pasung. Ya. Sebuah Antologi Cerpen ODGJ. Berikut catatan dr. Ronald Susilo dalam “Kata Pengantar” buku yang berisi tujuh belas cerpen itu.

***

Buku kumpulan cerpen dengan tema Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ada di tangan Anda ini adalah hasil kerja sama antara Klinik Jiwa Renceng Mose dengan Yayasan Klub Buku Petra.

Secara lebih terinci tentang maksud dan tujuan kami melaksanakan perlombaan cerpen ini kemudian membukukannya adalah sebagai berikut:

Pertama, tahun 2019 merupakan tahun kelima berdirinya Klinik Jiwa Renceng Mose di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, yang disebut lustrum. Pada lustrum pertama kali ini, kami ingin menandainya dengan menghadirkan sebuah buku kumpulan cerpen. Lewat beberapa cerita pendek ini, kami yang juga adalah sebagai para pembaca dapat menjawab banyak pertanyaan:

Masih adakah cerita-cerita mitos yang berkembang di masyarakat dalam mengenal serta menangani orang-orang dengan gangguan jiwa? Sudah adakah peran pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, para pemangku kebijakan kesehatan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa? Masih begitu kuatkah stigma di dalam masyarakat terhadap ODGJ? Apakah penanganan secara medis perlu mendapat dukungan dari sisi non-medis?

Pemahaman tentang hal-hal seperti itulah yang kami yakin akan memberikan masukan berarti dalam pelayanan kami terhadap ODGJ di waktu-waktu yang akan datang.

Kedua, kami sadar bahwa para cerpenis mampu menangkap fenomena-fenomena di dalam masyarakat tentang ODGJ dengan lebih orisinal dan menarik. Sebab para cerpenis ini hidup di dalam masyarakat di mana ODGJ selalu hadir dan berinteraksi. Semoga lewat kisah-kisah para cerpenis ini, para pembaca semakin memahami kemudian memberikan perhatian serta menolong para ODGJ dengan cara masing-masing.

Jika kita bersama-sama bekerja dalam pelayanan ini, niscaya semakin banyak ODGJ kembali menjalankan kehidupan normal seperti sediakala.

Ketiga, lewat penjualan buku ini kami ingin mencari dana agar pelayanan kami terhadap ODGJ tidak (akan) terhenti. Kami masih membutuhkan bantuan dari para donatur untuk membeli obat-obatan, bahan makanan, serta biaya-biaya lain dalam menunjang pelayanan kami.

Buku ini berisi 17 cerpen karya para cerpenis Nusa Tenggara Timur dengan tema ODGJ. Para cerpenis ini berasal dari latar belakang usia, suku, tempat tinggal, pendidikan yang berbeda-beda, serta memiliki bermacam-macam cerita, kisah, cara penulisan (pengungkapan), yang semoga dapat memberi gambaran yang kaya tentang kehidupan ODGJ di wilayah NTT.

Kisah-kisah unik yang hadir dalam buku ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat NTT. Melalui latar cerita tentang roh halus, perempuan-perempuan sederhana, orang-orang marjinal, kemiskinan, dan lain-lain, kita dipaksa masuk untuk memahami kompleksitas kehidupan ODGJ yang adalah juga seorang manusia.

Itulah beberapa hal yang perlu kami sampaikan sebelum Anda menikmati cerpen-cerpen karya para cerpenis Nusa Tenggara Timur ini. Terima kasih berlimpah kepada Yayasan Klub Buku Petra atas kerja samanya selama ini. Mudah-mudahan kerja sama ini menjadi awal yang baik untuk kerja sama berikutnya dalam menghadirkan karya-karya penting bagi pembaca Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.

Selamat membaca!

Ruteng, 10 Mei 2020


Tulisan-tulisan lain terkait Nadus dan Tujuh Belas Pasung:
Melihat Lokalitas dalam Nadus dan Tujuh Belas Pasung
Antologi Cerpen Nadus dan Tujuh Belas Pasung dan Hal-Hal di Dalamnya
Lebih Dekat dengan Pemenang Lomba Cerpen ODGJ

Bagikan artikel ini ke: