Menu
Menu

Kategori: CERPEN

Berisi cerpen-cerpen pilihan redaktur bacapetra.co.

Ilustrasi Cerpen - Teror Kematian di Rinjani

Teror Kematian di Rinjani

Di Puncak Rinjani, kami duduk-duduk bersandar pada sebongkah batu raksasa seukuran dua mobil jeep. Samudera awan bergulung-gulung di bawah kami.

Ilustrasi Cerpen - Di Bukit Kupu-Kupu Kuning Terbang Oliva Sarimustika Nagung

Di Bukit, Kupu-Kupu Kuning Terbang

Kertas itu menjelma sayap kupu-kupu kuning. Ribuan sayap gugur perlahan di hadapan Ma. Ma senyum. Ma selalu senyum. Oleh: Sasti

Ilustrasi Cerpen - Menjadi Tentara Ilda Karwayu Pierre Bonnard

Menjadi Tentara

Ia rindu asrama tentara tempat tinggal mereka sebelumnya. Ia kesal pada ibunya yang tidak menabung supaya kontrakan dapat dibayar tepat

Ilustrasi cerpen - Pulangnya Matahari yang Hilang

Pulangnya Matahari yang Hilang

Meskipun dirinya bukan bangsawan, ia tetaplah matahari. Lihatlah griya Dinasti Dharmmawijaya. Meski disengat matahari siang, griya itu tetap segelap kuburan.

Ayah yang Buta Ilustrasi Cerpen Bacapetra

Ayah yang Buta

Laki-laki berambut putih itu duduk dan bergeser pelan ke dekat tangga. Ia hendak ke sumur yang terletak di samping rumah

My friends, the Carpenter and the Painter Carl Larsson Ilustrasi Cerpen - Aku Telah Menciptakan Sebuah Mahakarya

Aku Telah Menciptakan Sebuah Mahakarya

Sambil mengirimkan foto lukisan barunya, ia mengabarkan pada kawannya: “Aku telah menciptakan sebuah mahakarya!” Oleh: Erwin Setia | Lahir pada

telur cerpen jeli manalu bacapetra

Telur

Belum ada awan yang mirip telur Litabebek, berwarna biru pastel supaya bisa digambar, supaya lima telur cantik yang semua cangkangnya