Kategori: BINCANG BUKU
Notula Bincang Buku Klub Buku Petra, Ruteng.
Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam: Kolam Air Mata yang Dangkal
Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam akan mudah disukai karena pembabakan yang singkat; menimbulkan pengalaman seperti membaca laporan/reportase. Oleh: Nadya
Gadis Pantai: Sebuah Metafora untuk Manusia Indonesia
Momen pengusiran Gadis Pantai dari rumah gedung dan dipisahkan ia dari bayinya adalah momen krusial-dramatik lain dari roman ini. Oleh:
Melihat Sejarah Masyarakat Minangkabau dalam Novel Segala yang Diisap Langit
Meskipun novel Segala yang Diisap Langit adalah karya fiksi, Pinto Anugrah berusaha menjelaskan sejarah nenek moyangnya dengan cara yang menarik.
Dalam Pelukan Rahim Tanah, Isu Besar yang Seharusnya Dikemas Lebih Menarik
Dalam Pelukan Rahim Tanah berkisah tentang derita TKI di tanah rantau. Oleh: Afin Gagu | Pemandu Wisata dan anggota HPI
Kita adalah Tokoh dalam Cerita
Saya menitipkan harapan lebih pada sebuah cerita yang tidak berada dalam kuasa saya, pada seorang tokoh yang mendapat banyak “spotlight”
Menemukan Diri Sendiri dalam Kokokan Mencari Arumbawangi
Hal menarik lain yang juga menjadi sorotan peserta adalah tentang novel Kokokan Mencari Arumbawangi sebagai dongeng. Oleh: Seltus Fridolin Karson
Kita Pergi Hari Ini: Abadilah Anak-Anak dalam Diriku
Kita Pergi Hari Ini, bila memakai bentuk yang sudah banyak dikenal barangkali akan menjadi cerita yang biasa. Oleh: Retha Janu
