Menu
Menu

Oleh: Mario F. Lawi |

Menerjemahkan karya-karya sastra dari bahasa Latin, Italia dan Inggris untuk Bacapetra.co. Alda Merini


 

[Akulah Yerusalem Sejati]

Akulah Yerusalem sejati,
Akulah kota yang begitu tinggi dan rahasia
Tak seorang pun mampu menjangkauku.
Akar-akarku
Bukan dari dunia ini
Dan sia-sia iblis
Coba merebut prinsipku.
Akulah kota tertinggi
Tempat dunia akan terlihat,
Dan Putraku akan jadi penakluk
Semua yang tak manusia lihat.
Akulah dia
Yang akan mengalahkan arogansi, ketakadilan,
Yang dengan tangan lemahnya
Akan membuka hati Allah
Untuk pengampunan manusia.
Akulah panji iman,
Akulah pelayan bersahaja,
Yang akan melayani kaum paling sederhana.
Aku yang mematuhi kehendak alam
Dan oleh alam aku diciptakan
Aku berhak atas tiara mutiara
Yang akan jadi lebih manis dan lentur
Dari semua air.
Akulah air pembaptisan,
Akulah tangan murni,
Nyanyian setiap makhluk.
Aku akan dibebaskan dari muslihat
Dan pada gilirannya akan kubebaskan yang lain.
Akan kubebaskan para iblis,
Akan kubuat mereka berlompatan ketakutan,
Akan kuhancurkan mereka dengan tatapan manisku.
Disambut Allah dengan baik,
Akan kurasakan kekuatan seribu tubuh
Dalam tubuhku,
Karena Allah telah mengirimku
Seperti seekor anak domba,
Sebagaimana ia akan mengirim Putraku,
Sebagai satu-satunya rasul iman.

.

[Maria Berarti Persinggahan]

Maria berarti persinggahan,
Mendengarkan, kaki ringan dan cepat,
Sayap yang memurnikan waktu.
Maria berarti sesuatu yang terbang
Dan tersesat di langit.

.

[Ketika Langit Mencium Bumi, Lahirlah Maria]

Ketika langit mencium bumi, lahirlah Maria
Yang berarti sederhana,
Baik, penuh rahmat.
Maria adalah napas jiwa,
Dan embus terakhir manusia.
Maria turun kepada kita,
Ia seperti air yang menyebar
Ke sepenjuru tubuh dan jiwa,
Dan dari daging lembam yang membentuk kita,
Kita menjadi kekuatan yang hidup.

.

[Setiap Salam Malaikat]

Setiap salam malaikat
Adalah larangan ilahi.

.

[Akulah Perempuan Milik Allah]

Akulah perempuan milik Allah,
Ia yang telah mencium daging
Kebodohanku
Dengan api Cinta-Nya
Dan membuatnya berpijar.
Akulah kekasih Allah,
Seseorang yang mencintai-Nya
Dan yang berpindah di dalam-Nya
Seperti sehelai daun.

***

Tentang Alda Merini:

Lahir di Milano, 21 Maret 1931 dan meninggal di kota yang sama pada 1 November 2009. Alda Merini meraih sejumlah penghargaan bergengsi di Italia, antara lain Librex Montale (1993), Premio Viareggio (1996), Premio Procida-Elsa Morante (1997), Premio della Presidenza del Consiglio dei Ministri-Settore Poesia (1999). Ia dua kali diusulkan sebagai kandidat penerima hadiah Nobel Sastra, pada 1996 oleh Akademi Prancis, pada 2001 oleh PEN Italia. Puisi-puisi di atas diterjemahkan oleh Mario F. Lawi dari buku puisinya yang berjudul Magnificat. Un incontro con Maria (2002).


Baca juga:
Puisi Sedulius – A solis ortus cardine
Salib – Cerpen Jean Giono
Antoninos Liberalis – Empat Kisah tentang Asal Mula Burung-Burung

Bagikan artikel ini ke: