Puisi-Puisi Ama Achmad – Mengunjungi Dapur Ibu
lemari di dapur ibu terisi banyak bumbu Oleh: Ama Achmad | Emerging Writers MIWF tahun 2014. Ia bergiat di Babasal
Jejak Kerang dan Jejak Daun
Aku mencium aroma laut yang tertinggal. Kami mengepak “jejak kerang” ke dalam kardus-kardus setinggi dada. Oleh: Iin Farliani | Jejak
Peluncuran Album Musik dan Puisi Perempuan Sabana
Album Perempuan Sabana ini merupakan sebuah karya bersama. Oleh: Tim Publikasi Perempuan Sabana | “Proses ini telah menguatkan narasi sejarah
Puisi-Puisi Afryantho Keyn – Sesaat Sebelum Kau Berlabuh
Di antara tiang patah,/ Aku berdiri tanpa baju—tanpa tubuh/ Selalu tak menemukan cara mengusap air matamu/ Sementara kau semakin dekat
Fatamorgana
Yang kau lihat hanya fatamorgana. Oleh: Achmad Rofii | FATAMORGANA Tinggal di Bangkalan-Madura. Cerpennya yang lain berjudul “Bara Dupa” dimuat
Tahun yang Cepat
Apakah kita akan tiba di masa yang informasi salah dan benar menjadi kabur? Jangan-jangan kita sudah tetapi lupa karena kita
Kesedihan dan Penderitaan Tak Kunjung Habis di Negeri Anjing
Bagaimana Arafat Nur mengelola emosinya ketika menulis Kawi Matin di Negeri Anjing? Oleh: Gregorius Reynaldo | Pustakawan di Klub Buku
