Jalan Bersama
Salah satu alasan memilih lima lembar kertas pada logo Klub Buku Petra adalah percakapan malam itu di LG Corner Ruteng.
Austerlitz W.G. Sebald – Esai James Wood
Sebald sengaja melapisi narasinya, agar Austerlitz menjadi sulit untuk didekati. Menyelamatkan orang mati yang merupakan tujuan dari Jacques Austerlitz, juga
Puisi-Puisi Rae Fadillah – Aku Tak Apa, Kita kan Memang Nonsense
pintu sebentar lagi tertutup/ aku tak apa,/ kita kan memang nonsense—/ candaan linen terhapus oleh taifun. Oleh: Rae Fadillah |
Ke Mana Bus Itu Membawa Kami?
Samar kudengar Raj memanggil. Tubuhku masih terasa lemah tak bertenaga. Pelan kubuka mata. Ke mana Bus Itu Membawa Kami? Oleh:
Puisi-Puisi M. Allan Hanafi – Ayahnya Bukan Lagi Benang, Ibunya Bukan Lagi Jarum
di momen itulah/ ayahnya bukan lagi benang/ ibunya bukan lagi jarum Oleh: M. Allan Hanafi | Lahir di Ampenan, Lombok,
Kodok
“Aku akan menikahimu,” kata si kodok, “seperti yang dilakukan semua pangeran yang dikutuk penyihir jahat dan diselamatkan oleh seorang putri
Novel Takjub: Kami Lebih Banyak Mengenang Ketekunan Penulis
Kritik Tommy atas novel Takjub yakni minim bahkan tidak ditemukannya konflik dalam tubuh cerita. Oleh: Retha Janu | Ketua Teater
