Menu
Menu

Epigram-epigram Martialis ini diterjemahkan Mario F. Lawi dari Buku 11 epigramnya, berdasarkan versi Latin dalam Epigrammi (UTET, 1980).


Oleh: Mario F. Lawi |

Kumpulan puisinya Ekaristi (2014) dipilih sebagai Buku Puisi Terbaik 2014 oleh Majalah Tempo. Buku terbarunya adalah kumpulan esai Menemukan Priamel di Bulan (Dusun Flobamora, 2024).


Clarus fronde lovis (11.9)

Cemerlang di mahkota Iuppiter, kemuliaan tragedi Romawi,
Memor bernapas, terpancar kembali dalam seni Apelles.

Contulit ad saturas (11.10)

Turnus telah mendedikasikan pemahaman agungnya bagi puisi satire.
Mengapa tidak bagi puisi-puisi Memor? Ia saudaranya.

Ius tibi natorum (11.12)

Semoga dianugerahkan juga bagimu hak atas anak-anak, bahkan tujuh anak,
Zoilus, meski tak ada yang memberikanmu ibu, atau ayah.

Heredes, nolite brevem (11.14)

Para ahli waris, janganlah mengubur si petani mungil:
karena berapa pun jumlah tanahnya, akan tetap berat baginya.

Non omnis nostri (11.17)

Tidak setiap lembar bukuku merupakan halaman malam:
Akan kautemukan, Sabinus, yang bisa kaubaca juga ketika pagi.

Quaeris cur nolim (11.19)

Engkau bertanya mengapa aku tidak mau mengawinimu? Engkau begitu beradab.
Sedangkan kelaminku sering membuat kesalahan tata bahasa.

Nescio tam multis (11.64)

Aku tak tahu, Faustus, apa yang engkau tulis untuk para gadis:
Ini yang kutahu: yang tak seorang pun gadis tulis untukmu.

Nil mihi das vivus (11.67)

Tak ada satu hal pun kauberikan padaku selagi engkau hidup;
kau bilang akan kauberikan setelah kau mati.
Jika engkau tak bodoh, Maro, engkau tahu apa yang kuinginkan.


Tentang Martialis |

Martialis adalah penyair Romawi terbesar dari abad pertama Masehi, dan merupakan salah satu penyair yang layak diposisikan setara dengan para penyair kanonik Romawi. Ia menempatkan epigram sebagai salah satu genre sastra klasik yang tidak bisa dianggap lebih rendah dari puisi epik, didaktik, pastoral, dan elegi, dan meletakkan dasar bagi epigram modern.

Epigram-epigram Martialis di atas diterjemahkan Mario F. Lawi dari Buku 11 epigramnya, berdasarkan versi Latin dalam Epigrammi (UTET, 1980). Buku epigram Martialis yang telah terbit dalam bahasa Indonesia adalah 60 Epigram tentang Puisi dan Penyair (terjemahan Mario F. Lawi, terbitan Dusun Flobamora, April 2020).


Baca juga:
Epigram-Epigram Janus Pannonius
Esai Alberto Manguel – Suara Kassandra
Mengenal Punica


Subscribe to our Newsletter

Get the latest posts delivered right to your inbox.

4 thoughts on “Epigram-Epigram Martialis”

  1. Yanti permatasari berkata:

    Untuk penulisan nya mudah di pahamii oleh pembaca

  2. Yasir berkata:

    Lumayan lah buat menambah ilmu

  3. Adinda berkata:

    Puisi-puisi ini mengandung makna yang sangat berarti,puisi-puisi ini sngt mudah di pahami dn di mengerti,puisi-puisi ini menceritakan berbagai kisah tntng epigram-epigram mertialis

  4. Rasya ananda berkata:

    Puisi terjemahan nya bagus,dan membahas tentang teknologi lama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *