Menu
Menu
Saya Terpaksa untuk Merangkak - Cerpen Gagah Pranaja Sirat

Saya Terpaksa untuk Merangkak

A, saya terpaksa untuk merangkak. Menyingkap rimbun perdu dan semak-semak. Buaya melawan gurita. Siapa menang? Oleh: Gagah Pranaja Sirat |

Sekitar Kita - Kumcer Karya Armin Bell Kusala Sastra Khatulistiwa

Kumcer Karya Armin Bell Masuk Daftar Panjang Kusala Sastra Khatulistiwa 2025

Kumpulan cerpen karya Armin Bell masuk dalam Daftar Panjang Kusala Sastra Khatulistiwa 2025. Oleh: Tim Publikasi | *Diolah dari Siaran

surat untuk para penyair paus fransiskus

Surat untuk Para Penyair – Paus Fransiskus

Paus Fransiskus menulis surat untuk para penyair. Dalam surat itu, Paus Fransiskus meminta para penyair untuk pergil melampaui batas-batas tertutup

Saat Hari-Hari Terasa Seperti Kabut Rika Prima Nanda Bacapetra

Puisi-Puisi Rika Prima Nanda – Saat Hari-Hari Terasa Seperti Kabut

aku mencoba,/ bahkan saat hari-hari terasa seperti kabut/ yang menolak bubar dari kaca jendela Oleh: Rika Prima Nanda | Lahir

Pohon Durian Bobi Cerpen Aura Asmaradana di Bacapetra

Pohon Durian Bobi

Beberapa hari setelah penebangan pohon durian, Bobi terus mendengar para keluarga dan tetangga membicarakannya. Oleh: Aura Asmaradana | Suka menulis

Mengapa Manusia Menangis

Puisi-Puisi Alghifahri Jasin – Mengapa Manusia Menangis?

mengapa manusia menangis?/ sejak jatuh di dunia, ia tak lagi memiliki u—t—u—h dirinya/ ia mencari dahan yang semula menahannya dari

Wolo Si Siluman Harimau

Wolo, Si Siluman Harimau

Kalau toh memang takdir keduanya diterkam harimau, tidak perlu dipautkan dengan Wolo, Si Siluman Harimau yang tak seorang pun pernah