Menu
Menu

Tag: Sedulius

penulis bacapetra - sedulius

Sedulius. Menurut Hammerling (2010: 58), Sedulius (harus dibedakan dari Sedulius Scottus atau Sedulius Muda, ahli tata bahasa dan komentator bahasa Latin pada abad kesembilan) dihormati sebagai Bapa Gereja oleh Dante, zaman Renaisans dan Reformasi. Isidorus dari Sevilla dan Petrarca akrab dengan karya-karya Sedulius. Dalam De Divinitate et Humanitate Christi (Tentang Keilahian dan Kemanusiawian Kristus) Martin Luther, yang menerjemahkan karya Sedulius ke bahasa Jerman, menganggapnya sebagai poeta Christianissimus—penyair yang paling Kristen.

Dalam pengantar terjemahan Inggris karya-karya Sedulius, Springer (2007: xiv-xv) menyarankan rentang waktu untuk menentukan masa hidup Sedulius berdasarkan petunjuk-petunjuk tekstual. Sebagai terminus post quem, Carmen paschale dianggap disusun pada akhir abad keempat (tahun 380-an atau 390-an). Sebagai terminus ante quem, Carmen paschale disusun untuk diterbitkan pada tahun-tahun terakhir abad kelima. Jika menyempitkan rentang waktu ini, masa berkarya Sedulius sekitar seperempat kedua paruh pertama abad kelima. Masih menurut Springer, dalam catatan biografis yang ada sekitar awal abad kesembilan, Sedulius dinyatakan sebagai seorang awam yang belajar filsafat di Italia, mengajarkan metrum epik, dan menulis buku-bukunya di Yunani selama masa pemerintahan Theodosius II dan Valentinianus III. Isidorus dari Sevilla menggelari Sedulius sebagai presbyter. Dalam puisi akrostiknya, Belisarius menyebut Sedulius sebagai antistes, kata yang bisa berarti “maestro”, “imam” bahkan “uskup”.

Sedulius populer pada Abad Pertengahan karena Carmen paschale termasuk salah satu karya yang dikaji dalam kurikulum sekolah-sekolah Abad Pertengahan. Carmen paschale masih terus digunakan pada awal zaman modern. Puisi Sedulius disegani pada Abad Pertengahan tidak saja karena dianggap layak untuk dikaji, tetapi juga karena merupakan karya teologi yang baik. Venantius Fortunatus memasukkan Sedulius sebagai salah satu dari otoritas gerejawi dalam puisi-puisinya Carmen 8.1. baris 59, disandingkan dengan Ambrosius, Basilius, Athanasius, Hieronimus dan Augustinus (Springer, 2007: xix-xx).

puisi sedulius a solis ortus cardine

Puisi Sedulius – A solis ortus cardine

Puisi ini diterjemahkan dari naskah Latin yang ada dalam buku Sedulius, the Paschal Song and Hymns. Oleh: Mario F. Lawi